"A Dreamer

09/06/2008

Apakah kamu suka membayangkan dirimu berada di suatu tempat impianmu? I like to do it. Membayangkan bisa berfoto di "Fontana de trevi", air mancur terbesar yang ada di Roma, atau membayangkan berada di "Colloseum", tempat dimana dulu para gladiator beradu dengan singa dan kereta kuda, atau berada di dalam "Vatikan" , kota kecil yang benar - benar memikat hati. Bangunannya yang masih dipertahankan seperti bentuk aslinya memperlihatkan betapa banyak sejarah yang telah ia saksikan. Indahnya gereja Vatikan yang menyimpan banyak unsur kesenian yang diciptakan para Maestro pada zaman itu . Bayangan ini sangat melekat didalam diri saya. Itulah impian saya "menjejakkan kaki di kota Roma".
Pada saat itu saya hanya bisa menghayalkannya. Di tengah-tengah krisis ekonomi yang mendera sepertinya sama sekali tidak memungkinkan untuk saya bisa menjejakkan kaki di negeri sejuta pesona itu. But I never stop dreaming about it. Entah mengapa didalam diri saya ada sesuatu yang mengatakan bahwa "Kamu pasti bisa meraih impianmu itu jangan berhenti untuk memimpikannya!". Hari demi hari berlalu tanpa saya berhenti untuk memimpikannya.
Suatu saat saya melihat selembar kertas di papan pengumumman yang berisikan mengenai "pencarian duta seni untuk Indonesia". Dan saya melihat kesempatan emas disini. Saya mencintai dunia tari tradisional, saya juga merasa bahwa saya pasti bisa menjadi salah satu seniman Indonesia yang membawa serta memperkenalkan kebudayaan Indonesia di Luar Negri. Saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Saya langsung mendaftarkan diri.
Berbekal kecintaan saya dalam dunia tari saya mengikuti audisi tersebut and believe it or not, saya berhasil menjadi salah satu seorang personil untuk membawa nama Indonesia di dunia Internasional.
Namun itu hanya permulaan. Untuk menjadi seorang duta seni tentu kita harus melalui proses yang amat panjang dan melelahkan. Latihan tari hampir setiap hari tanpa mengenal adanya hari minggu selama 8 jam disertai lebam - lebam yang diakibatkan benturan lantai. you know what? I enjoyed it.. Setiap luka bagaikan luka yang diakibatkan peperangan .. membawa kebanggaan.. Selama saya dan juga kalian menyukai suatu bidang tertentu apa pun resiko yang diakibatkannya kita tidak akan mempermasalahkannya, sebab kita mencintai bidang tersebut.
Sampailah hari dimana kita ditentukan di negara mana kita akan bertugas. Pada saat itu ditawarkan dua Negara , yang pertama adalah Turki, dan yang kedua adalah Italy! Langsung pada saat itu juga saya memimpikan tempat itu lagi mengkhayalkan berada di negara penghasil Pizza tersebut. Dan tanpa diduga - duga kita semua sepakat untuk memilih Italy sebagai tempat tujuan kita.
Dan saya tidak salah membayangkan Roma . Benar - benar kota tua yang menyimpan sejarah dan berbagai kesenian. Dan tahukah kalian? Ternyata kami transit di Dubai terletak di Uni Emiates Arab. Disana kami mendapatkan tour dan salah satunya adalah Tour di Hotel Termewah di dunia yaitu Burj Al-Arab , merupakan hotel bintang 10 (ya, kalian tidak salah baca, bintang 10!) yang berada di tengah laut dan hampir semua barangnya terbuat dari emas.. Yang mengejutkan adalah .. Ini adalah salah satu impian saya juga. Berada didalam Burj Al-Arab yang selama ini hanya bisa saya lihat di Discovery Travel and living channel.
So.. do you see the point? "Never Ever Stop Dreaming Because Dreaming Is the Start" Ok so.. start to dream again, what next? "Ill be in Madame Tuso Wax Museum in Netherland and Stepping my foot in the Egypt Pyramid".

Karya:
Mira Benissa Ayutakbira (1100001774)/ SI-Manajemen

SAC Login

 
 

19681

Articles

17/01/2012 Pendaftaran BSLC Member (MENTEE)

Mari bergabung bersama Binus Student Learning Community

05/01/2012 Kecerdasan Majemuk

Menemukan dan Meningkatkan Kecerdasan Anda berdasarkan teori Multiple Intelligence

29/12/2011 Training Reguler

Training Reguler Personal Development SAC

more articles